Selasa, 12 September 2017

Materi Lembaga Keluarga

LEMBAGA KELUARGA

1.     Pengertian Lembaga Keluarga
Lembaga keluarga merupakan kelompok sosial/lembaga manusia terkecil dalam masyarakat dan memiliki struktur kekerabatan yang berfungsi untuk pewarisan budaya secara alamiah.
2.              Ciri-ciri Lembaga Keluarga

·        Keanggotaannya bersifat alamiah
·        Hidup dalam satu atap yang merupakan rumah tangga
·        Anggotanya saing berinteraksi dan menjalankan perannya masing-masing.

3.     Berdasarkan Jenis Anggota Keluarga (Menurut pendapat Goldenberg (1980):
Image result for contoh bagan keluarga inti

·        Keluarga inti (nuclear family): Keluarga yang terdiri dari suami, istri, anak kandung.
·        Keluarga besar (extended family): Keluarga yang keluarga inti, juga sanak saudara lainnya, baik menurut garis vertikal (ibu, bapak, kakek, nenek, mantu, cucu, cicit), maupun menurut garis horizontal (kakak, adik, ipar) yang berasal dari pihak suami atau pihak isteri.

4.     Secara umum, pembagian kerja itu dapat dilihat sebagai berikut:
·        Ayah, merupakan pengawas, pencari nafkah, pengendali dan pemegang kontrol terhadap seluruh anggota keluarga.
·        Ibu, merupakan pengasuh, pembimbing, pengelola dan perawat terhadap seluruh anggota keluarga.
·        Anak merupakan penyeimbang, pemersatu dan pengontrol dalam keluarga

5.     Fungsi Lembaga Keluarga
A.   Fungsi manifest (tampak)
a.     sebagai tempat untuk menapatkan kasih sayang (afeksi).
b.     pengendalian sosial.
c.      fungsi biologis : untuk meneruskan keturunan memelihara dan membesarkan anak memenuhi kebutuhan gizi keluarga memelihara dan merawat anggota keluarga.
d.     fungsi sosialisasi : membina sosialisasi pada anak membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.
e.      fungsi religius. Keluarga yang ada di daerah ini mayoritas beragama islam, secara turun temurun, mereka juga mengajarkan ajaran agama islam kepada anak-naknya. Jadi, dalam hal ini, keluarga memunyai fungsi untuk memperenalkan anggota keluarganya untuk hidup beragama.

B.   Fungsi laten ( tersembunyi )
·        fungsi ekonomi (mengatur masalah ekonomi keluarga) yang berbeda-beda. Mayoritas, dalam pemenuhan kebutuhan, keluarga di daerah ini saling melengkapi. Artinya, tidak hanya ayah (kepala keluarga) saja yang mencari nafkah, tetapi istripun juga berperan dalam pemenuhan kebuuhan keluarga.
·        saluran penerus tradisi dalam masyarakat.
·        memelihara nama baik.
·        memberikan status.

6.     Tiga fungsi pokok keluarga terhadap anggota keluarganya adalah :\

Asih adalah memberikan kasih sayang, perhatian, rasa aman, kehangatan kepada keluarga sehingga memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai usia dan kebutuhannya
1.     Asuh adalah menuju kebutuhan pemeliharaan anak agar kesehatannya selalu terpelihara, sehingga diharapkan menjadikan mereka anak-anak yang sehat baik fisik, mental, sosial, dan spiritual
2.     Asah adalah memenuhi kebutuhan pendidikan anak, sehingga siap menjadi manusia dewasa yang mandiri dalam mempersiapkan masa depannya
3.     Asih adalah memenuhi kebutuhan kasih sayang anak.
7.     Peranan Keluarga:
1.     Tempat pembelajaran pola-pola tingkah laku,
2.     Pembentukan sikap,
3.     Pembentukan keyakinan-keyakinan,
4.     Pembentukan cita-cita,
5.     Nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat
8.     Kesimpulan

Ayah, Ibu, dan anak yang masing-masing memiliki peran.Anak merupakan buah dari keluarga bahagia. Keluarga merupakan suatu sistem sosial terkecil yang di dalamnya dapat terdiri dari anak-anak memiliki pemikiran kritis akan banyak hal dimulai ketika ia mulai mengenal bahasa. Pertanyaan-pertanyaan yang terlontar dari mulut seorang anak sebaiknya dijawab dengan jawaban yang jujur dan dapat memuaskan hati anak.Pendidikan moral dan kejujuran bagi seorang anak berawal dari kelurga, melalui orang tua. Hal ini yang dapat membentuk karakter anak di masa depan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar